Tampilkan postingan dengan label BACHROEM HALILINTAR / HALILINTAR BACHROEM / 1984-1991. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BACHROEM HALILINTAR / HALILINTAR BACHROEM / 1984-1991. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Maret 2011

BACHROEM HALILINTAR / HALILINTAR, BACHROEM / 1984-1991

BACHROEM ALIMENTARY / HALILINTAR, BACHROEM
Pernah menjadi Asisten sutradara di film Berkelana (Rhoma Irama)


DARAH PENDEKAR 1991 BACHROEM HALILINTAR
Director
SAKTI MANDRAGUNA 1990 BACHROEM HALILINTAR
Director
MUSTIKA SAKTI 1989 BACHROEM HALILINTAR
Director
NENEK LAMPIR 1987 BACHROEM HALILINTAR
Director
NENEK LAMPIR DI RUMAH ANGKER 1988 BACHROEM HALILINTAR
Director
PENDEKAR NAGA MAS 1990 BACHROEM HALILINTAR
Director
TONGKAT SAKTI PUSPANAGA 1990 BACHROEM HALILINTAR
Director
JURUS-JURUS SAKTI 1991 BACHROEM HALILINTAR
Director
JERITAN BULAN MADU 1989 BACHROEM HALILINTAR
Director
DUEL 1984 BACHROEM HALILINTAR
Director
TITISAN NENEK LAMPIR 1989 BACHROEM HALILINTAR
Director
SATRIA KAPAK TUTUR SEPUH 1990 BACHROEM HALILINTAR
Director
SETAN POCONG 1988 BACHROEM HALILINTAR
Director
CAKAR NAGA 1991 BACHROEM HALILINTAR
Director
MELACAK PRIMADONA 1985 BACHROEM HALILINTAR
Director
TOMBAK PEMBELAH BUMI 1984 BACHROEM HALILINTAR
Director.

DARAH PENDEKAR / 1991

 

Rangga (Tonny Hidayat) iri karena adik seperguruannya Sarka (Raymond Rambing) dan Srikanti (Ira Mambo) saling mencintai. Padahal ia sangat berminat pada Srikanti. Ia lalu mengadu kepada Brajamusti (Arthur Tobing), guru mereka, bahwa dua adik seperguruannya itu berlaku tak baik padanya. Ketika ditegur, Sarka dan Srikanti malah bingung. 

Dalam kebingungannya, Rangga tiba-tiba didatangi pendekar yang mengatakan bahwa niatnya bisa kesampaian kalau bisa mendapat pedang pusaka gurunya. Malam-malam dicurinya pedang itu. Gurunya ditusuk hingga tewas, dan ia lari. Dengan pedang itu ia melabrak perguruan lain, memaksa murid perguruan itu jadi pengikutnya, mendirikan perguruan baru: Gondomayit. Ia habisi perguruan-perguruan lain. Ia rampok penduduk. Tindakannya baru berhenti setelah dikalahkan oleh Rangga dan Srikanti yang terus mencari-carinya. Geografi tempat peristiwa berlangsung tidak jelas, bahkan sukar diikuti. Atau mungkin hal itu memang tak penting, karena sepanjang film diisi dengan adegan perkelahian.
 P.T. INEM FILM

RAYMOND RAMBING
SYAMSURI KAEMPUAN
ARTHUR TOBING
ATIN MARTINO
IRA MAMBO
TONNY HIDAYAT
JAMAL JENTAK
JOHN ISNANDAR
RIO THAMRIN
NINING
JACK WAYAN

SAKTI MANDRAGUNA / 1990

 
 
Karena bisa memenangkan setiap pertarungan, Raka (Chairil JM) dan istrinya Halimah (Eva Citra Rosalina) dijamin majikannya yang juga tuan tanah, Karna (Yan Bastian). Ketika kalah, keadaan berbalik total. Halimah diperkosa Karna dan setelah bosan diberikan pada anak buahnya. Rumahnya disita. Halimah mengadu di pusara suaminya. Raka bangkit dari kubur dan berganti nama Rando. Ia menyusup jadi petarung Karna lagi. Semua dikalahkannya dan dilenyapkan, termasuk Karna.
 P.T. CANCER MAS FILM

EVA CHITRA ROSALINA
CHAIRIL JM
YAN BASTIAN
TUA RAJA SIAHAAN
TANAKA
YONGKY
YULIE SOLEH
MOCHA ACHYAR
JAMAL JENTAK
TIEN KADARYONO
SHERLY SARITA
ARTHUR TOBING

MUSTIKA SAKTI / 1989

MUSTIKA SAKTI

 

Dalam Surat Izin Produksi, judul film ini "Kutukan Empu Bharata". Serial Wiro Sableng 212.
Saat terbunuh oleh keris buatannya sendiri yang ditempanya selama tujuh tahun, Empu Bharata (BZ Kadaryono) mengeluarkan kutukan pada pembunuhnya, Untung Pararean (Arthur Tobing), muridnya sendiri. Sepanjang hidupnya Untung akan sengsara dan terbunuh oleh keris buatannya sendiri juga. Pada awalnya Untung hidup bahagia, mendapat istri cantik, Sri Kemuning (Wieke Widowati), keponakan raja, karena menyelamatkannya dari gangguan perampok. Untung jadi panglima. Kemudian kutukan mulai berjalan. Istrinya serong. Akibatnya, Untung sakit-sakitan nyaris gila. Untung ada seorang kyai yang tiba-tiba datang dan menolongnya. 

Entah bagaimana, istri dan anaknya berada di tempat kakak Empu Barata, Pendekar Muka Bopeng (Nizar Zulmi), yang sempat merusak wajah Untung. Saat itu sang kyai datang lagi menolong. Untung lalu mencari istri dan anaknya dengan bercadar hitam untuk menutupi wajahnya yang rusak. Di sini muncul Wiro Sableng (Tony Hidayat), yang punya urusan sendiri. Waktu urusannya selesai, ia ikut campur dengan urusan Untung. Muka Bopeng sendiri sedang menunggu musuhnya yang juga bercadar hitam. Semua akhirnya bertemu di pulau tempat tinggal Muka Bopeng dan terjadi pertempuran berbagai pihak. Untung mati dengan kerisnya sendiri di tangan anaknya sendiri, yang tidak tahu siapa ayahnya. Ia hanya mengenal Muka Bopeng sebagai ayahnya. Sri Kemuning dan anaknya juga meninggal oleh keris itu. Maka terlaksanalah kutukan Empu Bharata.
 P.T. CANCER MAS FILM

WIEKE WIDOWATI
ARTHUR TOBING
TONNY HIDAYAT
NIZAR ZULMI
B.Z. KADARYONO
TIEN KADARYONO
YAN BASTIAN
ANITA BOOM
HENDRINA S
IPUT CHANDRA
ALWI AS
DJAUHARI EFFENDI

NENEK LAMPIR / 1987

NENEK LAMPIR


Seorang arwah yang ingin balas dendam, melampirkan rohnya pada Rusmini (Connie Sutedja), seorang nenek. Suatu ketika cucu Rusmini, Riswanti (Lana) hendak diperkosa. Maka sang Nenek Lampir Rusmini tadi membunuh pemerkosanya dengan cara mengisap darah dari lehernya. Hal ini membuat Riswanti dan pacarnya, Angga (Jamal Mirdad) heran. Ada juga wartawan yang mau menyelidik. Seorang kyai akhirnya datang dan menghalau sang arwah tadi dari Rusmini.

P.T. JAPOS FILM

NENEK LAMPIR DI RUMAH ANGKER / 1988

NENEK LAMPIR DI RUMAH ANGKER


Rusmini (Conny Sutedja) yang diperalat roh anaknya yang dibuang saat lahir, akhirnya mengalami kematian tragis. Kematian tak sempurna ini dimanfaatkan setan untuk mengadakan aksi teror di dunia. Orang-orang dipengaruhi untuk melakukan perbuatan dosa lalu dibunuh, seolah hanya dengan cara itu kematian sempurna bisa dicapai. Untuk mencegah pengaruh ini, tampil Kyai Abdullah (Alwi AS) yang berhasil mengusir dan menyempurnakan roh-roh sesat itu.

P.T. JAPOS FILM

CONNIE SUTEDJA
KIKI AMELIA
ALWI AS
ARTHUR TOBING
RIO THAMRIN
JAMAL JENTAK
KAMSUL CHANDRAJAYA
FREDDY DJOHAR
EDDY BAKAR PARE
ELVIANA
ESSIE LOUSIANA

PENDEKAR NAGA MAS / 1990

PENDEKAR NAGA MAS

 

Pendekar Naga Mas (Chairil JM) masuk sebuah kampung, dan tiba-tiba seluruh penduduk ketakutan. Dengan didukung tiga pendekar yang sedang berada di situ, penduduk datang mengeroyok, dan menuduh Naga Mas sebagai perampok dan pemerkosa. Naga Mas meloloskan diri dengan mencangking anak kecil bernama Daru (Erick Tobing). 

Dari Daru inilah ia ketahui bahwa Naga Mas dikenal sebagai perampok, bahkan bibi Daru juga diculik, sementara ayahnya dibunuh. Sementara itu tiga kelompok pendekar dari berbagai perguruan datang juga ke kampung itu pula untuk menangkap Naga Mas karena hadiah yang akan diberikan. Naga Mas berhasil diringkus dan dibawa ke pemberi hadiah: adik perguruan Naga Mas sendiri (Atin Martino), yang telah membunuh gurunya agar tidak mengambil murid lagi dan ingin menyingkirkan Naga Mas agar ia bisa jadi pendekar tersakti. Untuk memancing Naga Mas, ia melakukan kejahatan dan perampokan. 

Naga Mas berhasil menyelesaikan semua masalah, setelah para pendekar yang menangkapnya kalah.
 P.T. INEM FILM

ATIN MARTINO
NIZAR ZULMI
ANDRIAN
EVA ROSALINA
EVA SCHIEBA
RATU DENOK
LISA SUSANTI
JOHN ISNANDAR
JOHNY ANWAR
ACHMAD YANI
DAS SUPUTRA
RIO THAMRIN

TONGKAT SAKTI PUSPANAGA / 1990

TONGKAT SAKTI PUSPANAGA


Kisah rebut-merebut tongkat sakti yang bernama Puspanaga. Kalingga (Johny Indo), minggat dari rumah karena merasa dianaktirikan oleh ibunya, Wikutami, dalam hal ilmu silat. Padahal ia hanya malas berlatih hingga kalah oleh adiknya, Segara (Atin Martino). Kemudian datang Sariti yang ditolong oleh Segara dari gerombolan penjahat. Sariti lalu tinggal di rumah Wikutami. Maka teringatlah Wikutami akan masa mudanya. Selesai berguru bersama Lembu Kidal (Syamsuri Kaempuan) dan Wiku Tamba, sang guru memberikan ajiannya Tongkat Puspanaga, tapi dalam tiga potongan. Wikutami mendapat bagian kepala yang jadi inti kekuatan. Lembu Kidal dan Wiku Tamba iri. Mereka berusaha merebut tongkat sakti itu, tapi kalah dan terluka. 

Hingga tuanya, mereka tetap menginginkan tongkat itu. Lembu Kidal ternyata menyelusupkan Sariti. Sementara Wiku Tamba menyuruh Kalingga yang datang padanya untuk berguru. Tiga tokoh tua bersama murid dan anaknya akhirnya bertempur. Pada puncaknya tongkat yang terbagi tiga menjadi satu kembali, dan bisa diperoleh oleh Segara. Tiga tokoh tua meninggal semua dalam perebutan itu.
 P.T. INEM FILM

EVA CHITRA ROSALINA
ATIN MARTINO
JAMAL JENTAK
MOCHA ACHYAR
TUA RAJA SIAHAAN
JOHNY INDO
RIO THAMRIN
ARTHUR TOBING
TANAKA
ASMARA M
JOHNY ANWAR

JURUS-JURUS SAKTI / 1991

JURUS-JURUS SAKTI


Kakak beradik Ayu Wilis (Ira Mambo) dan Bendo (Tonny Hidayat) kehilangan orangtua yang dibunuh gerombolan suruhan Raden Panji (Raymond Rambing). Mereka kemudian dipelihara dan diberi pelajaran silat oleh kakeknya sendiri (Arthur Tobing). Kakek ini kemudian juga dibunuh sementara pedang pusaka Dewa Geni dirampas. Ayu Wilis dan Bendo diberi tahu sarang penjahat itu. Mereka berhasil menumpas gerombolan dan membalas dendam, termasuk membunuh Raden Panji.
 P.T. INEM FILM

JERITAN BULAN MADU / 1989

JERITAN BULAN MADU


Kebahagiaan bulan madu Anton (Arthur Tobing) dan Diana (Devi Ivonne) pupus karena Diana tertabrak mobil. Diana lumpuh dan kemungkinan hamilnya tipis sekali. Anton tetap setia, tapi orangtuanya tak setuju, karena Anton anak tunggal. Kalau dia tak punya anak, maka habis garis keturunannya. Anton disuruh cari istri lagi. Anton berkeras, tapi keberanian untuk berontak tak ada. Yang terjadi adalah mimpi-mimpi buruk yang terus menteror Diana. 

Salim (Bung Salim), sopir, dan Mirah (Essie Lousiana), perawat, yang diperbantukan orangtua Anton, berniat menghabisi Diana. Mirah sendiri berusaha menggoda Anton. Mimpi-mimpi yang dialami Diana, ditokohi dua musuh dalam selimut itu dan orangtua Anton. Suatu pagi saat datang orangtua Anton, Diana seolah melihat mimpi jadi kenyataan. Hal ini malah menyembuhkan kelumpuhannya.
 P.T. JAPOS FILM

DEVI IVONNE
ARTHUR TOBING
ESSIE LOUSIANA
ELVIANA CORBI
ALFIAN
BUNG SALIM
RUSLAN BASRIE
ALWI AS
SUDARMI SUYADI
SULIS VERAWATI
YATTY OCTAVIANTY

DUEL / 1984

DUEL

 
Duel adalah film laga Indonesia tahun 1984 dengan disutradarai oleh Bachroem Halilintar dan dibintangi oleh aktor laga Avent Christie, Nina Anwar, dan Dina Mariana. Film ini berjudul sama dengan Duel yang dibuat tahun 1970 tetapi dengan pemain dan cerita yang berbeda.

P.T. INEM FILM

NINA ANWAR
AVENT CHRISTIE
DINA MARIANA
HENRY AH
BENNY REYNALFI
DWI SUHARTI
KAMSUL
RUSLAN BASRIE
TANAKA
NANA DHIANA
DIDIN KUSNADI
GUNAWAN WICAKSONO

TITISAN NENEK LAMPIR / 1989

TITISAN NENEK LAMPIR


Susy (Dewi Ratnaningsih) mengugurkan kandungannya karena malu hamil di luar nikah. Akibatnya dia sendiri dibunuh Nenek Lampir. Arwah Susy kembali ke dunia dalam bentuk wanita cantik, hingga digilai para lelaki. Dia menjadi titisan Nenek Lampir. Maka jadilah ia perempuan jalang, ganas dan haus darah. Tiga lelaki dijadikan pengikutnya bak mayat hidup atau hantu yang mengobrak-abrik desa. Jamal (Tino Karno), pemuda taat beragama, mencoba mengatasi teror itu, tapi kurang berhasil. Di saat kritis datanglah Kyai Abdullah (Alwi AS) yang tangguh dan sakti. Ia berhasil mengusir Susy dan tiga lelaki tadi kembali sadar.

P.T. JAPOS FILM

DEWI RATNANINGSIH
YULLI FARAZ
TINO KARNO
ELVIANA CORBI
GINO MAKASUTJI
BUNG SALIM
ALFIAN
TONNY HIDAYAT
FIRMAN NURJAYA
ALWI AS
NANI ODINK

SATRIA KAPAK TUTUR SEPUH / 1990

SATRIA KAPAK TUTUR SEPUH

 
Dalam pengembaraannya Wiro Sableng (Atin Martino) terlibat urusan lukisan perempuan telanjang. Lukisan yang hendak diberikan pelukisnya pada calon muridnya itu, lenyap bersamaan dengan terbunuhnya si pelukis. Berkat petunia Dewa Tuak (Arthur Tobing), Wiro bersua dengan Permani (Eva Chitra), yang sedang terlibat urusan cinta segitiga. Wiro campur tangan lagi. Akibatnya terjadi pertarungan antar dua perguruan. Di tengah pertarungan muncul pertarungan lain yang ternyata memperebutkan lukisan yang dicari Wiro. Wiro menyelesaikan semua masalah.
 P.T. INEM FILM

ATIN MARTINO
B.Z. KADARYONO
ARTHUR TOBING
SULAIMAN AS
ALWI AS
CHAIRIL JM
YAN BASTIAN
TANAKA
ASMARA M
MOCHA ACHYAR
ZAITUN SULAIMAN
JAMAL JENTAK

SETAN POCONG / 1988

 
 
Sari (Kiki Amelia), yatim-piatu yang menumpang pada pakdenya, Padmo (Subur Suryadi), dituduh oleh bu Padmo (Nunung Pranowo) dan anaknya Yuni (Arni Kasidi), mencuri perhiasan. Arwah ayah-ibu Sari (Guntur Arthur Tobing, Susan Aryani) membantu dengan cara aneh: "menghilangkan" Sari, menampakkan setan pocong, baik pada polisi dan menakut-nakuti Yuni hingga dia mengaku yang berbuat. Seorang kyai yang dimintai tolong, mengatakan bahwa itu bukan arwah orangtua Yuni, tapi jin baik. Ia lalu meminta jin itu kembali ke alamnya. Yuni minta maaf. Dia iri pada Sari yang mendapat pacar Bagus (Johan Saimima), yang diinginkannya.

CAKAR NAGA / 1991

CAKAR NAGA


Kebo Wulung (Raymond Rambing) merasa lebih berhak mewarisi kitab Jurus Tiga Naga milik kakek gurunya (Arthur Tobing), karena ia masih bersaudara dibanding rekan seperguruan, Jaka Samodra (Chairil JM), yang hanya anak pungut. Padahal kakek guru hanya bisa mewariskan kitab itu pada satu orang sesuai syaratnya. Wulung tak mau tapa gantung seperti diperintahkan, tapi mencari pembuat racun, yang lalu dipaksanya meminum racun buatannya sendiri hingga tewas. Ia racun kakek gurunya dan dicurinya kita pusaka. Jaka dan Melati (Zenny Novita), cucu langsung kakek guru, lalu mencari Wulung untuk mencegah kesewenang-wenangan yang mungkin timbul. Sesuai petunjuk arwah kakek guru, mereka mencari keris pusaka Ilalang Merah dulu. 

Setelah dapat, baru mereka hadapi Jaka, yang bersama perampok taklukkannya sudah menguasai sebuah desa dan bertindak sewenang-wenang. Wulung bisa dikalahkan dengan keris pusaka itu.
 P.T. CANCER MAS FILM

CHAIRIL JM
RAYMOND RAMBING
ARTHUR TOBING
SYAMSURI KAEMPUAN
DOLF DAMORA
ZENNY NOVITA
IRA MAMBO
DIAN DAMORA
JAMAL JENTAK
RAJAB LASANUDDIN
ACHMAD YANI
JOHNY ANWAR

MELACAK PRIMADONA / 1985

MELACAK PRIMADONA

Eddy dan Anton (Avent Christie dan Johan Johan Saimima), sahabat karib, sama-sama mencintai gadis bernama Rika (Nina Anwar). Di kala Rika harus menentukan satu pilihan, ia menjadi bingung. Maka secara jantan Eddy dan Anton berduel, siapa yang menang, dialah yang mendapatkan Rika. Eddy menang, tetapi mereka tetap bersahabat.

Anton yang lalu membuka bengkel mobil, dianggap menyaingi Rudy, tetangganya, yang sebenarnya membuka bengkel hanya sebagai kedok menampung mobil curian. Persaingan ini memuncak dengan penculikan Rika oleh Rudy. Anton dan Eddy melakukan pelacakan yang tidak gampang. Atas bantuan guru Rila, tempat penyanderaan dapat ditemukan. Rika diselamatkan dan Rudy harus berurusan dengan polisi.

P.T. INDEM FILM

NINA ANWAR
AVENT CHRISTIE
JOHAN SAIMIMA
CUT YANTHI
NIZAR ZULMI
YAYUK SUSENO
CHERRY IVONNE
GINO MAKASUTJI
KAMSUL CHANDRAJAYA
YAN BASTIAN
WOLLY SUTINAH
 

TOMBAK PEMBELAH BUMI / 1984

TOMBAK PEMBELAH BUMI


Murni (Eva Widowati) telah menjadi korban perkosaan seseorang yang belum ia kenal. Kejadian itu membuat kakaknya, Johan (Johan Saimima), marah besar. Harun, pacar Murni, dan Tommy, teman kuliah Murni, lalu menjadi sasaran. Sementara itu, Anna, teman Murni, jatuh cinta kepada Johan. Hubungan ini dicurigai oleh Guno (Kamsul Chandrajaya), kakak ipar Anna yang mempunyai bisnis pengiriman wanita ke luar negeri secara ilegal. Guno tak suka hubungan itu berlanjut, karena Johan termasuk orang yang dekat dengan polisi. Maka Guno berusaha memutuskan hubungan Anna dengan Johan.

Pada suatu hari, Guno yang punya kelainan seksual mencoba memperkosa Anna, tetapi gagal. Ketika Anna melarikan diri dan dikejar Guno, mereka berpapasan dengan Johan dan Murni. Seketika itu Murni lantas teringat, bahwa Guno adalah pemerkosa dirinya. Terjadilah keributan dan perkelahian sengit antara Johan melawan Guno. Murni kebingungan dan berusaha menghubungi polisi. Saat paling kritis bagi Johan terjadi, ketika Murni berbuat nekat membunuh Guno. Untuk itu ia harus berurusan dengan yang berwajib.
 P.T. INEM FILM

SHIRLEY MALINTON
JOHAN SAIMIMA
EVA WIDOWATI
KAMSUL CHANDRAJAYA
AVENT CHRISTIE
MAWARDI HARLAND
EDDY BAKAR PARE
B.Z. KADARYONO
TOMMY KALONG